Market Hari IniKontan
Daftar Saham PER Terendah & Tertinggi LQ45 (2 Oktober 2026), GOTO dan AMMN Disorot
IHSG 2 Oktober 2026 diwarnai lonjakan GOTO 7,14% sebagai penguat utama.

Redaksi Kabar Emiten
Perdagangan saham-saham yang tergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia pada 2 Oktober 2026 mencatatkan dinamika pergerakan harga yang beragam di antara emiten berkapitalisasi besar. Nilai transaksi bursa pada hari itu tercatat mencapai Rp12,3 triliun. Investor asing membukukan net jual, baik dari sisi volume yang mencapai 33,49 miliar saham maupun dari sisi nilai sebesar Rp1,27 triliun.
Dalam konteks penilaian saham, rasio harga berbanding laba atau price earning ratio (PER) menggambarkan berapa kali lipat harga saham dibandingkan laba bersih per sahamnya. Sementara itu, rasio harga berbanding nilai buku atau price to book value (PBV) membandingkan harga saham dengan nilai aset bersih perusahaan per saham.
Pada kelompok saham berkapitalisasi besar tersebut, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mencatat kenaikan terbesar dengan melesat 3,58%. Posisi berikutnya ditempati PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang menguat 0,64%, disusul PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan kenaikan 0,50%.
Sebaliknya, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) menjadi penurun terbesar di kelompok ini setelah terkoreksi 2,21%. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) menyusul dengan pelemahan sebesar 1,74%.
Di antara seluruh 20 saham gabungan, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatat lonjakan paling atraktif dengan kenaikan 7,14% pada perdagangan 2 Oktober. Pergerakan tersebut sekaligus menjadikannya sebagai penguat terbesar.
Pada sisi lain, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mengalami koreksi paling dalam sebesar 2,97% dan menjadi penurun terbesar di antara seluruh 20 saham. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turut tertekan dengan pelemahan 2,31%.
Sementara itu, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) tetap memegang status PBV terendah di seluruh 20 saham gabungan, yakni sebesar 0,34 kali.